Jualan online memang terlihat mudah dilakukan. Namun agar dagangan cepat laku, ternyata tak bisa dilakukan seadanya.

Saat ini e-commerce di Indonesia makin disukai oleh para konsumen, karena makin lengkap dan makin aman.
Selain Tokopedia, Bukalapak dan Lazada yang disebut lebih dikenal, mulai banyak bermunculan e-commerce lani seperti Shopee, Dinomarket, Elevenia, dan lainnya.
Bagi pedagang, Masing-masing punya aturan tersendiri.

Jadi jika ingin jualannya laris, mesti belajar dan memahami aturan primary tiap e-commerce.

Shopee sebagai menjadi salah satu e-commerce paling disegani di Indonesia, terlihat dari geliat program pemasarannya yang memberikan ongkos kirim gratis dan jumlah penggunanya yang terus meningkat.

Shopee Indonesia sendiri sukses meraih lebih dari 15 juta unduhan aplikasi dengan lebih dari fifty five juta lively listings yang tersedia di platform.

Kesuksesan itu merupakan hasil dari strategi lokalisasi Shopee untuk memberikan pengalaman berbelanja online terbaik dan personal bagi pengguna di setiap pasar.

Jawara Shopee Campus Competition memberikan ideas agar produk jualan Anda cepat laku. Juara satu Shopee Campus Competition adalah tim dari Universitas Indonesia yang beranggotakan tiga orang yaitu Mutia Tri Ramadhian, Selvia Ligar Utami, dan Nabila Qisthina.

Sebelumnya, pemenang Shopee Campus Competition sukses mengorbitkan dan memberikan konsultasi kepada toko retail Baby and Kids untuk mau mencoba jualan online.
Hasilnya, penjualan online toko itu sukses meroket di Shopee hanya dalam hitungan bulan.

Kuncinya di konten. Kontennya harus bisa menarik orang untuk mengeklik dan membeli,kata Selvia.

Berikut tipsnya agar produk Anda cepat laris di Shopee:

1. Foto benar-benar bagus

Anda harus memasang foto yang benar-benar bagus untuk menarik banyak pembeli.
Perhatikan foto yang tampil pertama di muka depan memiliki resolusi yang bagus.
Jika Anda tidak memiliki kualitas foto yang bagus, Anda bisa memanfaatkan gambar produk yang ada di Google.
Google menyediakan berbagai foto yang menawarkan berbagai sudut dan resolusi foto.

Terkadang orang langsung meng-addContent foto yang seadanya saja.”
“Foto yang blur, resolusi kecil, dan hasil foto yang gelap.”
“Foto yang kurang menarik membuat orang malas mengeklik dan membeli.”
“Foto adalah celah pertama pembeli untuk membeli foto kita,” ujar Selvia di Singapura, Kamis.

2. Deskripsi sejelas mungkin

Anda harus membuat deskripsi produk Anda sejelas mungkin sehingga pembeli tidak perlu bertanya lagi.
Sebaiknya, Anda membuat poin-poin yang dijual mulai dari ketersedian warna, ukuran, dan bahan material pembuatannya, misal kalau baju bisa bahan katun atau lainnya.

3. Libatkan Media Sosial

Banyak sekali orang yang membeli produk dari jejaring sosial.
Karena itu, Anda bisa menggunakan media sosial seperti Instagram untuk menjual produk bawaan Anda.
Di akun Shopee, Anda bisa menambahkan hashtag Instagram karena memudahkan orang untuk mencari produk Anda.

4. Rajin Promo Secara Rutin

Anda harus rajin mempromokan produk-produk Anda setiap empat jam sekali dan di jam-jam orang sibuk buka Shopee, yaitu jam makan siang dan jam pulang kerja.
Caranya, cukup mudah, Anda tinggal mengkelik fitur Shopee yaitu naikkan produk.
Secara otomatis, produk Anda akan berada di urutan teratas.
Mudah bukan caranya? Silakan mencoba!